Posts

Menjadikan Mimpi Sebagai Pedoman Hidup? Hm..

Tafsir mimpi adalah bagian dari ikhtiar untuk menangkap petunjuk. Namun, tidak semua mimpi bisa dijadikan petunjuk.  Ada mimpi yang berasal dari bisikan setan atau hanya bawaan pikiran seseorang ketika terjaga  1 . Mimpi yang baik bisa menjadi petunjuk bagi seseorang, namun tidak semua mimpi bisa dijadikan pedoman hidup. Mimpi yang baik dan buruk bisa dilihat dari waktu terjadinya mimpi tersebut.  Mimpi baik biasanya terjadi pada dini hari atau saat waktu sahur, sedangkan mimpi buruk terjadi pada awal-awal malam atau saat petang  1 . Tafsir mimpi termasuk disiplin pengetahuan yang paling sulit dipelajari jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang lain.  Sebab mimpi merupakan salah satu bagian dari wahyu kenabian, sehingga tidak semua mimpi bisa ditafsirkan dan tidak semua orang bisa secara sembarangan menafsirkan arti dari sebuah mimpi  1 .  Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak mengambil keputusan penting hanya berdasarkan mimpi semata.  Namun, jika...

Cara Menafsirkan Mimpi

Cara menafsirkan mimpi bisa dilakukan dengan beberapa langkah, di antaranya: Mencatat mimpi : Mulailah mencatat mimpi dalam jurnal setiap kali terbangun.  Tuliskan semua yang bisa diingat, seperti peristiwa yang terjadi, orang-orang yang ada dalam mimpi, binatang, lokasi, suasana, warna, dan lain-lain  1 . Menganalisis mimpi : Setelah mencatat mimpi, analisis setiap hal yang muncul dalam mimpi untuk menentukan maknanya.  Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain emosi yang dirasakan saat bermimpi, orang-orang yang ada dalam mimpi, binatang, lokasi, suasana, warna, kendaraan, dan alur cerita  1 . Memahami makna kiasan : Mimpi seringkali menggunakan kiasan atau simbol untuk menyampaikan pesan. Oleh karena itu, memahami makna kiasan yang kerap muncul melalui mimpi sangat penting.  Misalnya, mimpi tentang gigi yang tanggal bisa melambangkan kehilangan atau kekurangan  1 . Menentukan arti mimpi : Setelah menganalisis mimpi dan memahami makna kiasan, selanjutny...

Mimpi Sebagai Ilham

“Ilham” adalah suatu bentuk pengetahuan yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya. Ilham bisa berupa bisikan hati atau inspirasi yang diterima oleh seseorang. Dalam pandangan Islam, ilham bisa berupa mimpi yang berasal dari Allah SWT.  Mimpi yang berasal dari Allah SWT bisa menjadi bagian dari kenabian dan memberikan petunjuk bagi seseorang. Namun, tidak semua mimpi bisa dijadikan petunjuk. Ada mimpi yang berasal dari bisikan setan atau hanya bawaan pikiran seseorang ketika terjaga. Oleh karena itu, tidak semua mimpi bisa ditafsirkan dan tidak semua orang bisa secara sembarangan menafsirkan arti dari sebuah mimpi. Menurut Ibn Sirin, seorang ulama yang dikenal sebagai ahli tafsir mimpi, mimpi yang baik merupakan bagian dari kenabian dari segi wahyu yang umum. Yaitu berupa ilham yang diberikan Allah ketika tidur.  Mimpi buruk, di sisi lain, berasal dari setan dan tidak bisa dijadikan petunjuk  1 . Semoga informasi ini bermanfaat!

Mimpi Jaman Dulu vs. Jaman Sekarang

Mimpi adalah fenomena yang menarik dan misterius. Namun, apakah ada perbedaan antara mimpi zaman dulu dan sekarang?  Secara umum, tidak ada perbedaan signifikan antara mimpi zaman dulu dan sekarang. Namun, pandangan masyarakat terhadap mimpi bisa berbeda-beda di setiap zaman. Dalam pandangan Islam, misalnya, mimpi dianggap sebagai bagian dari ikhtiar untuk menangkap petunjuk. Namun, tidak semua mimpi bisa dijadikan petunjuk.  Ada mimpi yang berasal dari bisikan setan atau hanya bawaan pikiran seseorang ketika terjaga 

Ahli-ahli Tafsir Mimpi Dalam Islam

Tafsir mimpi dalam Islam merupakan disiplin ilmu yang sangat sulit dipelajari. Ada beberapa ahli tafsir mimpi yang terkenal dalam sejarah Islam, di antaranya: Ibnu Sirin : Seorang ulama yang dikenal sebagai ahli tafsir mimpi.  Beliau menulis sebuah kitab yang berjudul “Tafsir Mimpi” yang masih digunakan hingga saat ini  1 . Ibnu Khaldun : Seorang ahli sejarah dan filsafat Islam yang juga menulis sebuah buku tentang tafsir mimpi.  Buku tersebut berjudul “Muqaddimah” dan membahas tentang tafsir mimpi secara filosofis  2 . Al-Qurtubi : Seorang ulama besar dari Andalusia yang menulis sebuah kitab tentang tafsir mimpi yang berjudul “Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an”  3 . Ibnu Arabi : Seorang sufi besar yang menulis sebuah buku tentang tafsir mimpi yang berjudul “Futuhat al-Makkiyah”  3 . Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa secara sembarangan menafsirkan arti dari sebuah mimpi.  Mimpi merupakan salah satu bagian dari wahyu kenabian, sehingga tidak s...

Tafsir Mimpi Menurut Islam

Tafsir mimpi menurut Islam dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: Mimpi baik : Mimpi yang berasal dari Allah SWT dan memberikan kabar gembira. Mimpi ini bisa menjadi petunjuk bagi seseorang.  Sebagai contoh, mimpi baik pernah dijadikan dasar penentu pensyariatan adzan  1 . Mimpi buruk : Mimpi yang berasal dari setan dan memberikan kesedihan.  Mimpi buruk tidak bisa dijadikan petunjuk dan sebaiknya tidak diungkapkan pada siapa pun  1 . Mimpi bawaan pikiran : Mimpi yang berasal dari bawaan pikiran seseorang ketika terjaga.  Mimpi ini tidak bisa dijadikan petunjuk  1 . Mimpi baik dan buruk bisa dilihat dari waktu terjadinya mimpi tersebut.   Mimpi baik biasanya terjadi pada dini hari atau saat waktu sahur, sedangkan mimpi buruk terjadi pada awal-awal malam atau saat petang  1 . Namun, tafsir mimpi termasuk disiplin pengetahuan yang paling sulit dipelajari jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang lain.   Sebab mimpi merupakan salah satu bagian dari wah...

Apa Itu Tafsir Mimpi?

Image
“Tafsir mimpi” adalah suatu disiplin ilmu yang berusaha untuk menafsirkan arti dari mimpi yang dialami seseorang. Dalam pandangan Islam, tafsir mimpi merupakan bagian dari ikhtiar untuk menangkap petunjuk. Namun, tidak semua mimpi bisa dijadikan petunjuk. Ada mimpi yang berasal dari bisikan setan atau hanya bawaan pikiran seseorang ketika terjaga. Oleh karena itu, tidak semua mimpi bisa ditafsirkan dan tidak semua orang bisa secara sembarangan menafsirkan arti dari sebuah mimpi.  Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengelompokkan jenis mimpi menjadi tiga bagian. Dalam salah satu haditsnya, beliau bersabda: “Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan pikiran seseorang (ketika terjaga), dan mimpi menyedihkan yang datang dari setan.   Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka jangan kalian ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan shalatlah!”  1 .  Tafsir mimpi termasuk disiplin pengetahuan yang palin...